Pahami Arti dari Istilah KW, Jangan Sampai Terkecoh!

tas KW super murah

Sering kita jumpai atau kita dengar istilah KW saat akan membeli barang dari internet maupun dari online shop. Akan tetapi banyak sekali penafsiran makna istilah KW tersebut, sehingga membingungkan sebagian orang terlebih lagi mereka yang mau belanja online. Sepertinya ada yang harus diluruskan dari pemahaman KW, KW1, KW super atau Semi Ori dan istilah-istilah lainnya. Karena sering kali saya sedih mendengar konsumen Indonesia yang masih banyak terkecoh dengan istilah-istilah KW.

Memang lebih baik membeli produk yang original saja, jangan beli yang KW-KWan, lebih terjamin beli langsung dari vendor resminya. Akan tetapi, kita harus rela membuka mata melihat banyaknya konsumen dalam negeri yang JUSTRU memiliki minat tinggi terhadap produk KW. Maklum, produk original harganya sangat tinggi sekali, sehingga hanya beberapa orang saja yang mau membeli produk original. Sedangkan, kondisi nyata daya beli masyarakat kita masih sangat rendah.

Artikel ini dibuat agar Anda sebagai pembeli tidak mudah di bodohi oleh oknum penjual yang tidak bertanggung jawab. BE SMART SHOPPER!

1. Apapun tingkatan KW nya, produk KW adalah bukan produk original.

Sering Anda dengar kan, istilah KW super, KW1, KW2 dan seterusnya? Nah, kiranya point ini adalah point utama yang harus diketahui oleh para pembeli. Dengan banyaknya istilah dan tingkatan KW yang ada, setidaknya Anda harus pahami bahwa produk KW adalah bukan produk asli. Meski penjual mengatakan KW import sekalipun, itu adalah produk tiruan yang produksinya dibuat di luar negeri. Negara yang biasanya banyak memubuat produk KW adalah Thailand dan China.

Saat Anda akan membeli produk KW, yakinlah bahwa itu artinya produk tersebut bukan produk original. Nah, kalau sama-sama bukan original, berarti kesimpulannya....? apapun tingkat KW nya, isinya tetap PALSU. Oleh sebab itu, akan jauh lebih bijak jika menyebut produk KW tersebut dengan istilah REPLIKA lokal ataupun REPLIKA Import. Simpel jadinya!

2. Tidak ada standarisasi pasti untuk istilah KW.

Dengan adanya istilah KW1, KW2 dan sebagainya, yang harus dipertanyakan adalah "siapa yang menetapkan produk tersebut sebagai KW1, KW2 atau bahkan KW75?", tentu saja si penjual kan? dan justru bukan konsumen yang mengatakan itu. Logikanya, setiap penjual tentu saja ingin agar jualannya laku. Apakah mungkin ada penjual yang mengatakan "produk kita adalah produk KW5" ?? Hei..saya tanya Anda, tolong dijawab! Mungkin tidak? yang ada kebanyakan penjual pasti mengatakan "Produk kita adalah produk KW1" atau bahkan "produk kita adalah KW super". Meskipun saya yakin TIDAK SEMUA penjual bersikap seperti itu.

Jika kita berbicara tentang tingkat kemiripan, misalnya antara KW1 dan KW super, lantas pertanyaannya... apakah pemahaman "mirip" itu sama bagi setiap orang? saya kira jawabannya adalah TIDAK. Karena, "mirip atau tidak" adalah perspektif dan sangat subjektif. Bisa jadi menurut si penjual, barang yang dijualnya adalah mirip dengan yang original, tapi ketika Anda sudah membelinya, pendapat Anda justru berbeda dengan si penjual.

Contoh mudahnya, saya mengatakan bahwa saya mirip dengan Leonardo d'Caprio, atau saya mengatakan saya adalah KW super dari Leonardo d'Caprio, kemudian saat Anda melihat saya, ternyata Anda mengatakan bahwa saya mirip Teuku Wisnu. Nah loh??? Lantas siapa yang salah? Anda atau saya? yang pasti jangan salahkan Teuku Wisnu atau Leonardo d'Caprio. Paham maksud saya kan? mirip itu "persepsi subjektif" yang tiap orang bisa berbeda pendapatnya.

Kemudian jika hal diatas pernah Anda alami, apakah lantas semua ini salah si penjual? Belum tentu kan? Karena jika Anda belum pernah melihat langsung produk aslinya, lantas bagaimana bisa Anda mengatakan mirip?????? patokannya apa??

Kesimpulan dalam memaknai produk KW

Saya pikir penjelasan diatas sudah cukup untuk membuka wawasan dan pemahaman kita tentang istilah KW. Jadi, jika Anda mau beli produk replika (atau Anda lebih senang menyebut KW), lebih enaknya tanyakan saja hal yang jelas dan pasti. Misalnya:
1. Detil bahannya terbuat dari apa?
2. Proses produksi dimana?,
3. Dan sebagainya

Sehingga tolak ukur dan persepsi antara penjual dan pembeli ada patokannya. Misalnya jika ternyata si penjual mengatakan bahwa bahan dibuat dari kulit Martin, ya Anda tinggal browsing saja di google, kulit martin itu cirinya seperti apa dan kualitasnya bagaimana. Lebih real kan? Daripada Anda harus bertanya :"itu KW apa Original?", kemudian si penjual bilang :"itu KW super", trus Anda pasti jadi bingung dan nanya lagi "Superman apa Super Mario?". Halaaahh hehehee

Lebih praktisnya, produk REPLIKA kita kategorikan sebagai berikut:

1. (RL) Replika Lokal

Replika lokal artinya produk atau barang dibuat di dalam negeri yang menyerupai aslinya. Produk replika ini dipasarkan dengan harga yang sangat terjangkau. Sehingga lebih banyak diminati oleh para konsumen dalam negeri.

2. OEM (Original Equipment Manufacturer)

Suatu perusahaan yang memproduksi dan menjual barang atau produknya kepada penjual lain untuk dipasarkan. Kadang-kadang si penjual kedua juga disebut sebagai OEM. Penjual kedua umumnya memberikan nilai tambah pada produk-produk tersebut dengan memberikan label ataupun menggabungkannya dengan produk-produk yang mereka buat sendiri. Istilah lain dari OEM ini adalah VAR (value added remarketers) serta ISO (independent sales organization)

3. OC (Original Cina)

Barang atau produk ini artinya semua produksi dan bahan pembuatan tersebut berasal dari Cina. Cina memang terkenal sebagai negara yang paling banyak memproduksi produk replika.

Jika Anda ingin melihat koleksi produk replika yang berkualitas dan terpercaya, silahkan klik link dibawah ini


Kata kunci pencarian
thumbnail
Judul: Pahami Arti dari Istilah KW, Jangan Sampai Terkecoh!
Rating: 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Ditulis Oleh

Artikel Terkait tas KW branded :

1 komentar:

  1. Ijin share ya Bang... Tobat Saya
    semoga bermanfaat untukku, utkmu dan kita semua...
    Aamiin

    BalasHapus

 
Copyright © 2013. Visit Us - Sitemap - Contact - Privacy
Template Seo Elite oleh Bamz